Warga Belajar PKBM Hutuo Lestari praktek Bioteknologi dengan membuat Tape

Limboto, Gorontalo – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Hutuo Lestari memanfaatkan alam dan lingkungan sosial sekitar sebagai fungsi laboratorium pembelajaran Bioteknologi.

Warga belajar tingkatan 4 derajat kompetensi terampil 2, setara kelas IX SMP rombongan belajar Al Quddus melaksanakan praktek pembuatan tape singkong di lahan ubi kayu atau singkong.

Dalam prosesnya, pembuatan tape ini tidak terlalu sulit. Pertama singkong yang sudah dibersihkan dikukus terlebih dahulu, kemudian setelah didinginkan, isikan tape dalam sebuah wadah yang telah dialas dengan daun pisang dan labur dengan ragi menggunakan sendok atau alat sejenisnya untuk menghindari kontak langsung dengan tangan.

Setelah ditaburi secara merata, simpan tape dalam keadaan tertutup rapat dan biarkan hingga kurang lebih tiga hari.

Menurut Tutor Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Meyke Linggula, S.Pd pembuatan tape ini dianggap penting karena bisa menjadi alternatif cemilan yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat Gorontalo.

“Beberapa manfaat tape bagi kesehatan yaitu baik untuk pencernaan, karena seperti yang kita ketahui keberadaan probiotik atau bakteri baik pada sistem pencernaan merupakan salah satu faktor yang penting untuk menjaga kelancaran sistem pencernaan pada manusia,” kata Meyke.

Foto: Warga Belajar PKBM Hutuo Lestari saat pembelajaran Bioteknologi pembuatan Tape yang dilaksanakan berdekatan langsung dengan lahan ubi kayu atau singkong.

Selain itu, Tape juga bisa berfungsi sebagai sumber karbohidrat yang baik bagi yang sedang program diet atau penurunan berat badan, karena memilik karbohidrat kompleks yang bisa mengenyangkan dalam waktu lebih lama.

Meyke Linggula juga menekankan pentingnya warga belajar mempelajari lebih dalam tentang Bioteknologi. Bioteknologi merupakan ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup seperti bakteri, virus, dan fungsi maupun produk dari makhluk hidup seperti enzim dan alkohol untuk dapat menghasilkan barang dan jasa.

Pembelajaran Bioteknologi juga untuk mendorong warga belajar mampu membantu mengatasi permasalahan global, dalam hal ini Pangan, Kesehatan, Sosial, dan Lingkungan.

Contoh misalnya:
Pangan:
– Tempe dengan menggunakan teknik fermentasi yang dibantu oleh jamur Rhizopus, seperti kecap.
– Fermentasi jamur Aspergillus seperti Yogurt dengan bantuan bakteri Lactobacillus Bullgaricus.

Kesehatan: Vaksinasi, hormon insulin untuk penderita diabet, transplatasi organ, antibiotik penicilin dll.

Sosial: Tes DNA

Lingkungan:
– Energi ramah lingkungan seperti biogas dari kotoran hewan, dan biodiesel.
– Mengatasi limbah industri dengan bioremediasi

Diharapkan pelaksanaan pembelajaran seperti ini juga dilakukan oleh Tutor IPA di lembaga PKBM yang ada di Kabupaten Gorontalo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *