Home Blog

Teknik Seru Pembagian Kelompok Pembelajaran

2

Anda seorang tutor?

Bagaimana cara anda membagi kelompok saat proses pembelajaran selama ini?

Masih dengan cara berhitung?
Atau cara-cara konvensional lainnya?

Cobalah beberapa cara pembagian kelompok berikut ini:
1. Menggunakan 1 pak permen
Yang harus disiapkan tutor:
1 pak permen yang memiliki warna berbeda dalam satu kemasannya (Misalnya Foxs, Milkita, dan lainnya)
Cara mempraktekan:
(Tutor membagikan permen secara acak, kemudian peserta didik akan mencari teman yang mendapatkan warna yang sama dengan dirinya. Warna yang sama akan menjadi satu kelompok).

2. Menggunakan Teka-Teki Silang (TTS)
Yang harus disiapkan tutor:
TTS dalam bentuk Word / PPT / lainnya
LCD
Spidol
Cara mempraktekan:
– Tutor menampilkan TTS kosong beserta soal ke arah papan tulis
– Tutor memanggil siswa secara acak ke depan kelas untuk mengisi TTS
– Dan peserta didik yang mengisi di kelompok kata yang sama, maka akan menjadi satu kelompok

3. Menggunakan kartu gambar yang sama
Yang harus disiapkan tutor:
Beberapa gambar yang sesuai dengan tema yang akan diajarkan dengan jumlah tertentu
Cara mempraktekan:
– Tutor mengocok kartu gambar yang telah disiapkan
– Tutor membagikan kartu gambar secara acak
– Peserta didik diminta untuk menemukan temannya (yang mendapatkan gambar yang sama maka akan menjadi satu kelompok)

Menarik bukan?
Yuk, segera dipraktekkan di kelas anda!
Apapun mata pelajarannya, pada tingkatan fase apapun peserta didiknya, beberapa cara diatas telah terbukti bisa meningkatkan minat peserta didik untuk belajar dan membuat suasana kelas semakin menyenangkan.

Paramita Kinanti

 

Pentingnya Tertib Administrasi di PKBM

0

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat merupakan satuan pendidikan non-formal yang harus tertib administrasi.

Tertib administrasi merupakan konsep pengembangan pelayanan bagi penyelenggara administrasi agar pelayanan administrasi menjadi lebih efisien dan efektif. Administrasi berasal dari bahasa Latin yakni ad yaitu intensif dan ministrare yaitu melayani, membantu, memenuhi.

Administrasi merujuk pada kegiatan atau usaha untuk membantu, melayani, mengarahkan, atau mengatur semua kegiatan di dalam mencapai suatu tujuan. Pengertian Administrasi adalah proses yang pada umumnya terdapat pada semua usaha kelompok, pemerintah atau swasta, sipil atau militer, besar atau kecil (White, 1958).

Mengapa tertib administrasi sangat diperlukan?

Karena tertib administrasi merupakan suatu kegiatan tata usaha kantor (catat-mencatat, mengetik, menggandakan, dan sebagainya) dengan tujuan untuk pengarsipan berkas agar tidak tumpang tindih sehingga data yang terekam benar – benar valid dan dapat dipertanggung jawabkan. Penyelenggaraannya diwujudkan melalui fungsi-fungsi manajemen, yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan.

Sudah saatnya bagi setiap PKBM dimanapun berada agar dapat meningkatkan kualitas mutu satuan pendidikannya melalui upaya tertib administrasi.
Berikut contoh Konsep Bidang Adminitrasi dan Humas PKBM Hutuo Lestari

Penulis: Paramita Kinanti

 

Kalender Pendidikan Berbasis Modul PKBM Hutuo Lestari Tahun Pelajaran 2022/2023

Kalender Pendidikan Berbasis Modul PKBM Hutuo Lestari Kabupaten Goorntalo, Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan Tahun Pelajaran 2022/2023.

 

Kalender Pendidikan Berbasis Modul PKBM Hutuo Lestari TP 2022/2023

LINK DOWNLOAD PDF

Kisi-Kisi Soal UPK Paket C Sejarah Peminatan

2

Gorontalo,- PKBM Hutuo Lestari terlibat langsung dalam penyusunan kisi-kisi, soal, kunci jawaban hingga pedoman penskoran mata pelajaran Sejarah Peminatan Paket C dalam rangka Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) Tahun 2022.

Senin, 14 Februari 2022 Bidang PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo mengadakan rapat yang dihadiri Penilik dan seluruh ketua PKBM dan SPNF SKB se Kabupaten Gorontalo yang menyelenggarakan UPK baik Paket A, Paket B, Paket C, yang bertujuan untuk membentuk tim penyusun soal UPK. Yangmana pada saat itu terpilih Bapak Drs. Likson Dai selaku Kepala SPNF SKB Biluhu sebagai ketua Panitia yang telah di SK kan oleh Kepala Dinas.

Setelah pembentukan panitia disepakati, Jumat, 18 Februari 2022 diadakan rapat bagi seluruh tim penyusun soal untuk menyepakati persentase AKM dalam setiap soal dan penentuan batas pengumpulan soal yakni Selasa, 1 Maret 2022 pada masing-masing koordinator jenjang. Paket A Ibu Sakinah Hasan, S.Pd, Paket B Ibu Ramlawati Lasadi, S.Pd dan Paket C Ibu Rohani Usman, S.Pd.

Pada 4 Maret 2022 Ibu Kepala Bidang Sintje Banteng, M.Pd dan Bapak Kepala Seksi Kurikulum Rinto Nurkamiden Napu, MH mengawal pertemuan daring tim penyusunan soal dalam menyepakati biaya penggandaan master soal, pemaparan soal dari perwakilan penyusun soal tiap jenjang, hingga penentuan tanggal penyerahan soal oleh Bidang PNF kepada lembaga penyelenggara UPK Tahun 2022.

Dalam teknis penyusunan soal Ibu Risnawati Buhungo, M.Pd selaku Penilik yang mengevaluasi teknis-teknis penyusunan soal yang masih belum tepat ataupun terdapat kesalahan. Untuk Soal UPK Paket C Sejarah Peminatan yang disusun oleh salah satu tutor PKBM Hutuo Lestari direvisi pada option pilihan ganda yang masih menggunakan huruf kecil semua, sedangkan seharusnya huruf kapital semua. Selain itu untuk kategori soal isian juga masih perlu ditambahkan stimulus agar tidak membingungkan peserta ujian nantinya.

Berdasarkan POS UPK Tahun 2022 jadwal pelaksanaan UPK diserahkan kepada kebijakan daerah setempat. Olehnya untuk Kabupaten Gorontalo sudah ditetapkan UPK Paket C akan dilaksanakan pada tanggal 21 sampai dengan 25 Maret 2022. Sedangkan Paket B dan Paket A pada tanggal 28 sampai dengan 31 Maret 2022.
Semoga UPK Tahun 2022 sukses, demi mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas dan Bermartabat.

Kisi-Kisi Soal UPK Paket C Sejarah Peminatan klik disini

PKBM Hutuo Lestari dan Agraria Institute Gorontalo berkolaborasi membuka kelas jauh

0

Wonosari – Pembelajaran pendidikan kesetaraan paket C Rombongan Belajar (Rombel) SP3 resmi dibuka, Senin, 23 Agustus 2021.

Rombongan belajar ini terbentuk atas kerja sama antara Agraria Institute Gorontalo bersama PKBM Hutuo Lestari.

Agraria Institute Gorontalo merupakan lembaga non pemerintahan yang fokus terhadap lingkungan hidup dan juga budaya.

Hadirnya PKBM Hutuo Lestari sebagai mitra pendidikan di wilayah binaan Agraria Institute Gorontalo diharapkan bisa membantu warga yang ingin melanjutkan pendidikan.

Sejak dibuka pendaftaran, PKBM Hutuo Lestari menerima sekitar 12 warga yang ingin melanjutkan pendidikan.

Dengan rincian 11 orang pada jenjang Paket C, dan sisanya jenjang Paket B.

Pada acara pembukaan tersebut juga disepakati kontrak belajar peserta didik setiap hari kamis sore, dengan menyesuaikan waktu para peserta didik.

Selain itu PKBM Hutuo Lestari juga menghadirkan pengurus TBM Kuncup Mekar Yogyakarta, Andriyanta dan Mulyatno yang sedang berada di Gorontalo.

Dengan harapan pengurus TBM Kuncup Mekar Yogyakarta yang pernah masuk nominasi Kick Andy Heroes 2016 tersebut bisa berbagi pengalaman kepada warga yang ada di sana.

Mengingat di sana juga sedang berlangsung program Sekolah Kampong, dan pengembangan perpustakaan ‘Pabuto-Nantu’.

Nestapa Operator dan Tutor PKBM yang tak pernah mendapat perhatian

0

Suaranya terdengar serak kurang sehat, namun tertawanya begitu lepas dan bahagia dari ujung telepon.

“Waalaikumsalam, Alhamdulillah masih belum sehat ini,” jawab Ayu.

Sri Wahyunita Daud (32), perempuan yang akrab disapa Ayu ini sudah memulai karir sebagai operator sejak tahun 2006. Dimulai dari salah satu SDN di Limboto, Gorontalo, hingga akhirnya memutuskan menjadi operator PKBM.

****

Pendidikan nonformal dianggap memiliki peran yang penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia, karena dianggap sebagai pendidikan alternatif yang saling melengkapi dengan pendidikan formal.

Jika dilihat dari beberapa aspek, pendidikan nonformal memiliki sejumlah kelebihan seperti waktunya yang lebih fleksibel. Bahan ajar yang bisa dikembangkan sesuai kebutuhan warga belajar. Usia warga belajar tidak dibatasi. Serta peserta yang heterogen.

Namun, pendidikan nonformal bukan tanpa kekurangan. Salah satu kekurangan yang ada pada pendidikan nonformal dalam hal ini Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) adalah kesejahteraan operator dan tutor.

“kita [operator] kan tumpuhan dari setiap lembaga,” tegas Ayu.

Pada tahun 2006 hingga 2009 Ayu menjadi operator di SDN 1 Limboto. Kemudian tahun 2009 merangkap operator di PKBM dan tenaga honor di dinas cabang Limboto. Tahun 2014 fokus di PKBM.

Sejak pandemi Covid-19 melanda di Indonesia dua tahun belakangan ini, Ia cukup merasakan perbedaan. Mulai dari sistim belajar mengajar, hingga kesejahteraan sebagai operator.

“Lagi corona begini, jadi berbeda soal kesejahteraan,” keluh Ayu.

Koordinator tim komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo Sofyan Puhi dalam kunjungan kerjanya di PKBM Hutuo Lestari mengatakan jika operator, tutor ataupun guru di formal itu memiliki hak yang sama.

“Guru-guru yang ada di pendidikan nonformal ini juga diberikan hak-hak yang sama dengan guru nonformal, hanya tampilan yang beda,” kata Sofyan Puhi, Selasa (3/8).

Sebagai operator PKBM, honor memang sudah tidak menentu jauh sebelum pandemi menyerang. Karena honor yang diterima berdasarkan dari dana BOP yang cair setiap enam bulan sekali.

“Sekitar 250rb begitulah diterima tiap bulan, dikali 6 bulan. Ya kira-kira 1,5 juta tiap semester. Nanti [cair] setiap ada dana,” ungkap Ayu.

Sejak tahun 2009 hingga tahun 2021 honor yang diterima Ayu sebagai operator justru mengalami penurunan karena berbagai faktor. Namun, Ia tidak pernah mengeluh.

“Iya cukup, tapi kalau seandainya tidak cukup cari tambahan pemasukan dari membantu menyiapkan dokumen-dokumen PNS atau guru-guru yang sedang mengurus kenaikkan pangkat. Cari dana sampinganlah,” ujarnya.

Terkait honorarium untuk operator maupun tutor di PKBM sebenarnya sudah termasuk dalam dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) karena regulasi sudah diatur oleh kementerian.

“Kalau di pendidikan nonformal bisa di ambil dari BOP tapi jumlahnya kan kecil, hal itu perlu regulasi yang [harus] kita bicarakan dan perjuangkan lagi karena regulasinya kementrian yang buat,” imbuh Sofyan.

Di Kabupaten Gorontalo terdapat 25 PKBM yang aktif dari total keseluruhan 35 lembaga. Di tengah pandemi Covid-19 ini, keberlangsungan lembaga mereka diuji karena ketersediaan dana BOP yang terbatas, termasuk tidak termasuknya honor operator di dana BOP tahun 2021.

“Kalau itu tidak ada di BOP seharusnya itu diberikan dana dari kabupaten,kota dan provinsi,” ujar Sofyan di kesempatan yang sama.

Sofyan juga tak menampik jika memang benar masih ada beberapa kekurangan, dan DPRD Provinsi akan mengambil bagian untuk memberikan dorongan kepada mereka tanpa melihat lembaga tersebut aktif atau tidak.

Ia beranggapan jika mereka tidak aktif karena keberadaan operator atau tutornya yang kurang dan tidak jelas haknya.

Masa depan Operator dan Tutor PKBM

Tahun 2021 ini pemerintah masih membuka lowongan pengangkatan CPNS meski pandemi Covid-19 belum berakhir. Namun hanya ada dua pengangkatan yaitu PNS dan PPPK, sementara di pendidikan nonformal hanya akan ada PPPK dan belum melibatkan operator.

“Tidak tertarik mengikuti pengangkatan PPPK atau PNS. Tidak mau karena tidak hobi PNS,” ucap Ayu dari ujung telepon.

Tidak adanya formasi bagi operator, tutor atau pamong di lembaga nonformal, dikarenakan kecilnya kuota yang ada di Provinsi Gorontalo.

Selain itu pemerintah juga masih akan meninjau data yang ada pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) terkait peserta didik, tutor, dan sarana prasarana yang ada di satuan pendidikan formal maupun nonformal.

“Yang direkrut kemarin itu baru guru-guru, tetapi yang tidak ada hari ini adalah tenaga pendidik di nonformal, [karena] pamong itu tidak dimasukan dalam formasi,” Sofyan menambahkan.

Masalah pendidikan di Indonesia memang masih cukup kompleks. Termasuk persoalan terkait hak-hak operator ini tidak hanya terjadi pada lembaga pendidikan nonformal, namun terjadi juga pada pendidikan formal.

“Yang kita perjuangkan kedepan adalah penambahan kuota pamong dan operator, bukan hanya di nonformal yang kurang tetapi di pendidikan formal juga begitu,” pungkas Sofyan Puhi.

Ayu hanya berharap mendapat kenaikan gaji selain dari dana BOP karena menurutnya operator adalah tumpuhan dari setiap lembaga.

“Saya berharap ada gaji tambahan selain dari dana BOP, ya karena kita [operator] kan tumpuhan dari setiap lembaga,” ungkapnya.

Selama ini operator tidak ada gaji tetap. Hanya disisihkan dari gaji tutor. Menurutnya, operator sangat bergantung dari tutor-tutornya. Selain itu, honor dari operator juga tergantung dari dana yang didapatkan.

Oleh karena itu, Ayu berharap ada kebijakan dari pemerintah untuk memperhatikan nasib dari tenaga operator dan tutor di lembaga nonformal, dalam hal ini PKBM.

“Tenaga kita operator itu kan siang malam 24 jam, 750ribu lah so kuat itu. Debo so kuat itu, jang minta yang lebih2 uti,” tutup Ayu.

Penyerahan Ijazah Paket C 2021 secara simbolis oleh Ketua Komisi IV DPRD Prov Gorontalo

4

Dalam rangka kunjungan kerja pimpinan dan anggota DPRD dalam daerah, komisi IV DPRD Prov Gorontalo yang membidangi kesejahteraan sosial dan Iptek melakukan kunjungan kerja ke PKBM Hutuo Lestari. Dalam kunjungan kerja ini dibuka dengan perkenalan dari Ibu Khusnul selaku tim pendamping dari BP Paud Dikmas Gorontalo tentang keaktifan PKBM Hutuo Lestari dalam menuntaskan buta aksara hingga ke suku Polahi.

Selanjutnya Koordinator Komisi IV Sofyan Puhi menanyakan mengenai perkembangan PKBM selama ini. Dalam perkembangannya tentunya PKBM Hutuo Lestari alhamdulillah sudah terakreditasi A, sudah memiliki lulusan yang berkompeten dan bermakna, sudah memiliki lebih dari 200 peserta didik ditahun ajaran baru ini yang terinput di dapodik serta rombongan belajar yang berhasil menjangkau daerah-daerah terpencil.

Sedikit curhat, pengelola PKBM Hutuo Lestari, Paramita Kinanti menyampaikan bahwasanya sebagai satuan lembaga terus berupaya untuk menjadi PKBM rujukan bagi pemecahan masalah masyarakat khususnya peserta didik pindahan baik dari luar maupun dalam negeri.
Yang menarik, tim komisi IV setuju dan akan berupaya menyelaraskan data buta huruf di Gorontalo. Ada juga motivasi agar PKBM Hutuo Lestari dapat berperan sebagai mata rantai sistem pembelajaran di masyarakat dengan membuka layanan homeschooling.

Dialog

Setelah hampir satu jam selaku pengelola berdialog dengan tim komisi IV ini, ada beberapa hal juga yang menjadi aspirasi yang berhasil disampaikan mengenai PKBM, diantaranya:
1. Kesejahteraan Tutor dan Operator
2. Formasi ASN Nonformal
3. Sarana dan Prasarana menghadapi AKM
4. Lapangan Pekerjaan bagi Lulusan Paket C

Sebelum berakhir, selaku pengelola menanyakan juga tujuan dari adanya kunjungan kerja ini, dan dengan jujur Koordinator Komisi IV Sofyan Puhi menyampaikan bahwa benar ini kali pertama adanya kunjungan ke PKBM karna memang ingin mengetahui bagaimana sistem kelola dan pembelajaran PKBM, agar bisa semakin menjadi perhatian kedepannya.

Dalam kesempatan emas ini juga, pengelola PKBM Hutuo Lestari memohon kesediaan Bapak Ketua Komisi IV Hamid Kuna untuk menyerahkan secara simbolis Ijazah Paket C kepada salah satu lulusan Tahun Pelajaran 2020/2021 Abdulkhair Syabani.
Beliau juga menyampaikan pesan kepada seluruh perwakilan peserta didik yang sempat hadir, agar terus semangat karena Ijazah nonformal ini sudah diakui.

Tiga PKBM di Kabupaten Gorontalo membentuk Saka Widya Budaya Bakti

Gorontalo,– Masuknya pendidikan Pramuka pada petunjuk teknis BOP pendidikan kesetaraan 2021 berupa Pembentukan Saka Widya Budaya Bakti patut diapresiasi, karena Pramuka dianggap sebagai wadah yang tepat untuk pembentukan karakter seperti jiwa kepemimpinan, kerja sama, solidaritas, mandiri, dan keberanian para peserta didik.

Hal itulah yang mendorong tiga PKBM di Kabupaten Gorontalo, yakni PKBM Hutuo Lestari, PKBM Sinar Mulia, dan PKBM Al Hujrah membentuk Saka Widya Budaya Bakti, yang dilaksanakan di Desa Puncak, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo 9-10 Juli 2021.

Saka Widya Budaya Bakti merupakan gerakan dalam upaya pendidikan karakter melalui pengembangan minat, bakat, pengetahuan, dan pengalaman peserta didik anggota Pramuka, dalam bidang Pendidikan dan Kebudayaan.

Perwakilan PKBM Hutuo Lestari, sekaligus Ketua Forum PKBM Kabupaten Gorontalo saat memberikan sambutan di hari pertama Saka Widya Budaya Bakti, Jumat, 9 Juli 2021. (Foto/ Tim Dok. PKBM Hutuo Lestari)

“Semoga teman-teman sekalian bisa benar-benar menerapkan 10 Dasa Dharma Pramuka pada kehidupan sehari-hari,” kata Paramita Kinanti, S.Pd perwakilan PKBM Hutuo Lestari sekaligus Ketua Forum PKBM Kabupaten Gorontalo saat memberikan sambutan.

Hari pertama diawali dengan kegiatan api unggun, dengan harapan para peserta didik dapat menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat persaudaraan, hingga menambah rasa keberanian dan kepercayaan diri.

Kegiatan dilanjutkan pada hari berikutnya, di mana para peserta mendapatkan pembekalan dan materi dari pembina pramuka, dalam hal ini kak Anis Nuna, yang juga selaku Ketua Kwartir Ranting Kecamatan Pulubala.

Ketua Kwartir Ranting Kecamatan Pulubala, Kak Anis Nuna memberikan pembekalan dan materi terkait 7 Krida Saka Widya Budaya Bakti. (Foto/Tim Dok. PKBM Hutuo Lestari)

Dalam materinya, kak Anis Nuna menjelaskan pentingnya 7 krida Saka Widya Budaya Bakti, diantaranya: Krida Pendidikan Masyarakat, Krida Anak Usia Dini, Krida Pendidikan Kecakapan Hidup, Krida Bina Sejarah, Krida Bina Seni dan Film, Krida Bina Nilai Budaya, dan Krida Bina Cagar Budaya dan Museum.

Diharapkan Saka Widya Budaya Bakti ini bisa menjadi wadah kegiatan khusus dalam bidang Pendidikan dan Kebudayaan di lingkungan Gerakan Pramuka, guna memupuk, mengembangkan, membina dan mengarahkan minat dan bakat generasi muda terhadap peran pendidikan masyarakat dan pelestari budaya bangsa khususnya pendidikan anak usia dini, nonformal dan informal.

Pengumuman Kelulusan Paket B PKBM Hutuo Lestari

0

Pada hari Rabu, 2 Juni 2021 telah dilaksanakan Rapat Dewan Tutor PKBM Hutuo Lestari yang berjumlah 14 orang, dimana rapat dewan tutor tersebut dihadiri oleh ketua, tutor dan tenaga kependidikan yang ada di satuan lembaga khususnya yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan Paket B. Rapat Dewan Tutor tersebut bertujuan untuk menetapkan kelulusan peserta didik paket B tingkat IV setara kelas IX Tahun Pelajaran 2020 / 2021.

Adapun tindak lanjut dari hasil dari rapat dewan tutor tersebut adalah pelaksanaan pengumuman kelulusan paket B pada hari ini Jumat, 4 Juni 2021. Hal ini tentunya merujuk pada Prosedur Operasional Standar Ujian Pendidikan Kesetaraan Tingkat Satuan Pendidikan (POS UPK) Tahun Pelajaran 2020/2021.

Berdasarkan SK Nomor 027/PKBM-HL/S-KEP-KELULUSAN PKT B/VI/2021, maka dengan ini PKBM Hutuo Lestari menetapkan kelulusan peserta didik paket B sebanyak 28 orang dari 29 orang yang terdiri dari 10 laki-laki dan 19 perempuan atau 97% kelulusan.

Selamat kami ucapkan kepada seluruh peserta didik. Semangat untuk melanjutkan kembali pendidikan anda ke jenjang selanjutnya yang lebih tinggi, baik di non formal maupun formal.

Cek Kelulusannya disini.